Rabu, 11 November 2015

Cara Mengatasi Keyboard Eror Pada Laptop

Tips Mengatasi Keyboard Error Pada Laptop
Keyboard yaitu suatu perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai entry data yang akan dikirim ke CPU dan ditampilkan di monitor. Keyboard sangat berperan penting dalam pengoperasian komputer seperti pengetikan dokument. Tanpa perangkat ini komputer tidak akan dapat di operasikan dengan baik.

Lalu bagaimana jika perangkat yang satu ini tiba - tiba mengalami kendala seperti tombol keyboard error yaitu tertukar dengan huruf lain saat tertekan, misalkan kita mau tekan tombol i maka muncul angka 5 atau masalah lainya seperti saat ditekan tombol : i, j, k, l, m, o, u  muncul angka 5, 1, 2, 3, 0, 6, 4.

Kebetulan masalah tersebut juga terjadi pada laptop teman saya. Merk laptop / netbook / notebooknnya adalah assus. Setelah dicari tahu, biasanya masalah tersebut terjadi ketika saat kita pakai keyboard eksternal setelah selesai keyboard dicabut lalu kita menggunakan keyboard bawaan laptop maka tidak jarang masalah ini akan muncul. Kondisi ini disebabkan lantaran terjadi pertukaran tombol fungsi fn. Untuk itu perlu  tahu cara memperbaiki tombol keyboard laptop yang tertukar secara tidak sengaja.


Memperbaiki Keyboard Error Pada Laptop:
- Tekan dan tahan tombol Fn, tanpa dilepas lalu tekan tombol Inser Numlk. Tombol Fn berada disamping kiri tombol windows sedangkan tombol Inser Numlk biasanya berada pada jajaran tombol fungsi F1 - F12. Perhatikan gambar: 


Jika sudah lepaskan kedua tombol tersebut kembali. Sekarang coba tekan tombol i kalau masih angka 5 berarti masih belum berhasil, maka coba ulangi sekali lagi
    Pada prinsipnya tombol ini hampir sama dengan fungsi tombol Caps Look yaitu apabila ditekan satu kali maka akan berubah jadi huruf kapital, untuk mengembalikanya tentu kita tekan lagi tombol tersebut. Baiklah dengan melakukan langkah diatas berarti tombol pada keyboard laptop sobat sudah bagus kembali. Demikianla tips cara mengatasi atau memperbaiki keyboard error pada laptop.


    Selasa, 10 November 2015

    Bagaimana Cara Mengatasi Kecanduan Game Online?

    Bagaimana Cara Mengatasi Kecanduan Game Online?
    Coba, pernahkah kita bertanya secara spesifik kenapa anak dan remaja bahkan orang dewasa kecanduan game? Mungkin jawaban sederhananya adalah game itu mengasyikan dan seru-seru model permainannya. Sekilas jawabannya baik dan masuk akal. Tetapi yang berkembang belakangan ini game sudah lebih jauh dari sekedar seru dan asyik. Ada apa disana dan kenapa lebih asyik? Karena sekarang disana ada kehidupan dan dunianya sendiri, atau mudahnya ada “alamnya” sendiri.
    Kita akan pelajari kenapa anak dan remaja begitu kerajingan sesuatu yang namanya game, dan apa dampak bahaya secara psikologis dan masa depan anak bangsa.
    Banyak orangtua mengeluh dan sudah tidak berkutik jika anaknya sudah nyandu yang satu ini. Disatu sisi orangtua juga ada enaknya, pada saat anak mereka main game mereka memilki waktu untuk diri sendiri dan seakan bisa bebas dari tugas dan rutinitas terhadap konsekuensi mengurus tugas anak. Tetapi tahukah bahwa ternyata ada banyak “alam” yang berbahaya di alam game dan itu nikmat bagi anak.
    Baiklah kita pahami apa yang terjadi di alam dunia game, di alam ini anda yang bukan siapa-siapa bisa menjadi siapa-siapa. Maksudnya jika anda di dunia nyata anda adalah orang yang biasa, anak yang sekolahnya bermasalah dan kehidupan di dunia nyata bermasalah, bisa berubah total jika anda memainkan peran di alam Game. Misal anak anda yang sekolahnya bermasalah dengan nilai dan sikapnya, bisa saja di alam gamenya dia adalah seorang jagoan yang banyak menolong orang dan kuat serta dihargai. Dan ini bertolak belakang dengan dunia nyatanya bukan? Bahkan di dalam alam game atau dunia gamenya dia adalah seorang raja yang dihormati dan memilii banyak sekali kekayaan dan semua perintah dan keinginannya dapat dituruti.
    Anak merasa bukan siapa-siapa di dunia nyata, tetapi dia adalah “Raja” atau orang yang berkuasa di alam gamenya. Dan ini nikmat baginya karena penghargaan dan penerimaan benar-benar dirasakan di alam game tersebut. Sedangkan di dunia nyatanya, dia tidak dihargai dan berbagai label tentang anak yang negatif sudah menumpuk pada dirinya. Mereka yang seakan menjadi pecundang di dunia nyata dan anak yang di “sia-sia”, bisa menjadi juara sejati di alam yang berbeda. Mereka mendapatkan penghargaan dan diterima, di elu-elukan merasa dibutuhkan, diinginkan dan itu semua berbeda dengan dunia yang nyata dalam kehidupannya. Paham bukan? Kenapa anak dan remaja bisa kecanduan game?
    Sebagai orangtua atau pemerhati tumbuh kembang anak ada baiknya kita memahami hal ini dan memberikan perlakuan yang berbeda kepada anak kita, terima dia apa adanya dan bantulah agar berprestasi dan buat dia menjadi anak yang luar biasa hebat dalam bidang yang dia sukai. Jika kita tidak mengambil tanggung jawab kita, maka sudah ada yang bisa mengambil alih dan kita tahu itulah game dan berbagai media sejenis yang siap menjadi guru dan pengaruh dalam kehidupannya.
    Coba perhatikan, didalam permainan game sekarang ini sudah sangat memperhatikan banyak sisi psiokologis manusia, jelaslah karena pasar mereka adalah manusia. Tetapi yang ingin kita bagikan disini adalah mereka jauh lebih bisa mengerti manusia dari pada manusia sendiri kepada sesama manusia. Contoh, jarang sekali atau bahkan tidak pernah ditemukan di dalam dunia game ada kecaman dan makian saat seorang anak gagal memainkannya, yang ada adalah kata “coba lagi, ingin melanjutkan, dan sejenisnya” bandingkan dalam keseharian seorang anak atau kita orang dewasa, salah baru sekali atau dua kali sudah di cap tidak bisa dan tidak becus. Dan label atau cap tersebut melekat di benak kita dan anak kita yang artinya selamanya, padahal yang kita butuhkan hanyalah latihan dan pembiasaan, karena kita belum tahu dan mengerti. Di game tidak ada aturan seperti itu, mereka jauh lebih mengerti dan sabar daripada kita sesama manusia.
    Game juga mengatasi banyak hal dalam kehidupan, beberapa waktu lalu ada seorang rekan yang setiap hari kecanduan game karena kesepian dan sulit berkomunikasi dengan keluarganya. Dia akhirmnya bermain game bertema peternakan yang “mengikatnya”, setiap hari Ipad nya akan mengeluarkan bunyi suara sapi, jika belum diberi makan, dan dia bisa mengangapnya nyata “kasian belum makan sapi-sapiku” dan ada jam-jam tertentu dimana dia harus konsentrasi dengan gamenya tanpa boleh diganggu. Seakan-akan hidupnya seperti seorang profesional yang sibuk namun, hanya memberi makan sapi di gamenya, diceritakan sendiri kesehariannya dan kekonyolannya dengan terbahak-bahak.
    Nah, anda sudah tahu permasalahannya, lalu bagaimana mengatasinya? Ada 5 tips yang akan kami bagikan dan bisa anda praktekkan dalam keseharian anda dan anak anda.
    1. Sediakan waktu dan kebersamaan dengan anak lebih banyak, menemani anak di rumah. Jika Anda sangat sibuk, aturlah sedemikian rupa. Anggap saja anak anda sedang “sakit” dan perlu ditemani.
    2. Mengembangkan cara berkomunikasi yang lebih enak dan nyambung dengan anak.
    3. Berusaha memahami kebutuhan anak, termasuk bahasa anak. Menyelami game-game yang dimainkan supaya bisa menjadi pintu masuk anda bicara dengan anak.
    4. Rencanakan waktu untuk makan bersama dan rekreasi bersama. Saat ngobrol dengan remaja yang enak adalah saat situasi mereka juga enak, saat makan dan santai.
    5. Jangan bicara apalagi dengan marah-marah kepada anak saat mereka sedang main game. Hal itu justru membuat mereka bertambah terluka. Berusaha bicara dengan menatap anak dengan kasih sayang.
    Semoga tulisan dan informasi ini bermanfaat bagi anda dan keluarga tercinta anda. Rebut kembali fungsi utama anda, dan cintai anak dengan sepenuh hati kita.

    15 Hal yang Perlu Diketahui soal Piala Jenderal Sudirman

    15 Hal yang Perlu Diketahui soal Piala Jenderal Sudirman



    JAKARTA, KOMPAS.com — Piala Jenderal Sudirman akan dibuka dengan pertandingan antara Arema Cronus melawan Gresik United di Stadion Kanjuruhan, Malang, Selasa (10/11/2015).
    Selain Malang, babak penyisihan ini juga digelar di Surabaya dan Bali. Sebanyak 15 tim yang terdiri dari 14 klub Indonesia Super League (ISL) dan PS TNI ambil bagian dalam turnamen ini. Ada sejumlah fakta menarik soal Piala Jenderal Sudirman. Berikut sejumlah fakta menarik tersebut:
    1. Piala Jenderal Sudirman digagas oleh Panglima TNI Gatot Nurmantyo untuk memperingati Hari Pahlawan.
    2. Pembukaan Piala Jenderal Sudirman dimeriahkan oleh penampilan band terkenal, yakni Slank dan Kotak. Selain itu, Aremania juga berencana membentangkan bendera raksasa dalam acara pembukaan.
    3. Piala Jenderal Sudirman disemarakkan dua "tim baru", yakni Semen Padang dan Persipura Jayapura. Dua tim ini tidak ambil bagian pada turnamen sebelumnya, Piala Presiden 2015, dan sempat dibubarkan.
    4. Turnamen ini tidak menerapkan aturan hasil imbang. Jika ada dua tim yang bermain seri selama 90 menit, laga akan dilanjutkan ke babak penalti.
    5. Tim yang menjuarai Piala Jenderal Sudirman akan mendapatkan hadiah sebesar Rp 2,5 miliar.
    6. Di turnamen ini, tim peserta mendapatkan match fee atau uang tampil. Tim yang menang dalam waktu normal berhak mendapatkan hadiah Rp 125 juta. Tim yang kalah dalam waktu normal menerima hadiah sebesar Rp 75 juta. Tim yang menang melalui adu penalti menerima hadiah sebesar Rp 110 juta dan tim yang kalah melalui adu penalti sebesar Rp 90 juta.
    7. Mahaka Sports and Entertainment sebagai operator Piala Jenderal Sudirman telah menetapkan hadiah Rp 100 juta untuk suporter terbaik dalam turnamen tersebut.
    8. Denda sebesar Rp 500 juta bagi tim yang memilih mundur di tengah pertandingan maupun turnamen.
    9. Hanya pelatih yang memiliki wewenang untuk melakukan protes saat jalannya pertandingan. Jika bukan pelatih yang melakukan protes, oknum yang melancarkan keberatan akan dijatuhi denda Rp 5 juta per aksi.
    10. Pemukulan wasit bakal didenda Rp 100 juta dan keributan antarpemain akan didenda sebesar Rp 50 juta.
    11. Setiap klub wajib menurunkan dua pemain U-21 sebagai starter di setiap pertandingan.
    12. Grup A terbilang grup neraka. Di grup tersebut, ada tiga tim yang pernah menjuarai Liga Indonesia, yakni Arema, Sriwijaya FC, dan Persija Jakarta.
    13. Final Piala Jenderal Sudirman digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
    14. Penghargaan bagi wasit terbaik di Piala Jenderal Sudirman.
    15. Babak penyisihan Piala Jenderal Sudirman bakal diwarnai partai ulangan di Piala Presiden 2015. Laga ulangan tersebut adalah Persib Bandung vs Pusamania Borneo, Arema vs Sriwijaya, PSM Makassar vs Mitra Kukar, dan Surabaya United vs Persib Bandung. Pertandingan Persib vs Borneo FC cukup menarik karena pelatih Iwan Setiawan sempat meremehkan Persib saat itu.